Skip to main content

Subsidi gaji diperpanjang sampai 2021

Subsidi gaji diperpanjang akan di perpanjang sampai 2021, Ini kabar baik dari 
Pemerintah akan memperpanjang Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Subsidi Gaji sebesar Rp 600 ribu per bulan bagi pekerja. 

Informasi ini silahkan di cross cek seperti  Menurut Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, program ini akan diperpanjang hingga kuartal II 2021. 




Untuk itu bagai Anda yang belum dapat BLT Subsidi Gaji pada tahun ini masih ada kesempatan untuk dapat. Tentu saja dengan ketentuan khusus


Menteri Ketenagakerjaan akan segera mencairkan  Bantuan Subsidi Upah tahap I untuk para pekerja yang terdaftar.

Untuk pihak BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek menyebut sudah menerima data 14 juta rekening, dari total kuota 15,7 juta penerima subsidi gaji. 


Bantuan Subsidi Upah 

Untuk itu masih ada sekitar 1,7 juta rekening karyawan yang belum diterima BPJamsostek. 

Sedangkan yang sudah terdata 11,3 Juta Nomor Rekening Penerima Subsidi Gaji Rp 600.000 Tervalidasi, 

Kemudian akan disuslkan penerima subsidi gaji pemerintah sebesar Rp 600.000, dari 15,7 juta target penerima.


Dengan kelengkapan data para pekerja di Indonesia saat ini sudah terkumpul 14 juta nomor rekening dari target calon penerima 15,7 juta dan sudah tervalidasi sebanyak 11,3 jut.

Bagaimana selebihnya sedang dikonfirmasi ulang ke pemberi kerja

Bantuan Subsidi Upah dan Cara mendapatkannya


Mengolah data yang cukup banyak dengan waktu yang singkat perlu kehati-hatian dan mekanisme perlu koordinasi antar lembaga terkait dan Bank yang dipercayakan para pekerja  dengan;
  • Total bantuan 2,4 juta itu akan ditransfer dua kali 
    • masing-masing 1,2juta, langsung ke nomor rekening pekerja.

Pemerintah mengucurkan total anggaran sebesar 37,7 triliun untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan menginformasikan bagi pekerja bisa memastikan 
  • Apakah rekeningnya sudah masuk ke BPJamsostek dengan bertanya langsung pada pemberi kerja atau HRD perusahaan.
  • Dorong HRD untuk report nomor rekening para pekerja yang sudah terdaftar 

Karyawan bersangkutan juga bisa meminta perusahaan pemberi kerja, dalam hal ini HRD, 

  • Apakah telah menyampaikan nomor rekeningnya kepada BPJamsostek (BLT BPJS).
  • untuk meminta informasi tentang status kepesertaannya di BPJS Ketenagakerjaan (bantuan BPJS).

Jika memerlukan Subsidi kuota pulsa internet dari Pemerintah dan pastikan sesuai prosedur Pemerintah.

Untuk itu dimohon para pekerja tak perlu mendaftar langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Selama proses pendataan penerima bantuan Rp 600.000 untuk karyawan swasta tersebut

Pihak perusahaan harus proaktif menyediakan data peserta BPJasmsostek yang bisa menerima BSU BPJS Ketenagakerjaan.

Masing- masing pihak mendorong pemberi kerja untuk segera menyampaikan nomor rekening sampai 31 Agustus 2020 serta mempercepat penyampaikan data yang sedang dikonfirmasi ulang.



Setelah tanggal tercantum diatas segera lakukan pengecekan pada masing-masing rekening Pekerja yang sudah lengkap secara adminitrasi dan terkonfermasi oleh pihak Bank yang seama ini sebagai penerima iuran BPJS KetenagaKerjaan 



Cara Cek Rekening di BPJS KetenagaKerjaan

Melalui aplikasi BPJSTKU Mobile


Tentunya Peserta BSU harus sudah mengunduh aplikasi BPJSTKU Mobile di Android, iOS

Setelah mengunduh, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN.

Ikuti panduan Aplikasi Bank terkait pula.


Melalui email yang aktif.

Cara melakukan  registrasi di aplikasi BPJSTKU Mobile antara lain 
  • Nomor KPJ (ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan), 
  • NIK e-KTP, dan tanggal lahir, dan nama.
  • Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK. 
  • Kemudian pilih di "Kartu Digital". 
  • Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, 
  • klik di tampilan tersebut, bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif/tidak aktif). 
  • Di tampilan ini juga akan terlihat nomor rekening kamu:
    •  Apakah sudah terdaftar atau belum di BPJamsostek?
  • Kamu juga bisa mengecek apakah nomor rekeningmu sudah benar atau belum.


Melalui  website

Lakukan cek status Kepesertaan  dan saldo bisa dilakukan melalui laman 
  • https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/. 

Jika belum juga terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara:

  • a. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
  • b. Pilih menu registrasi.
  • c. Isi formulir sesuai dengan data.
  • Perhatikan Nomor KPJ Aktif 
  • Nama Tanggal lahir 
  • Nomor e-KTP
  • Nama ibu kandung 
  • Nomor ponsel dan
  • email. 
  • Kemudian Apabila berhasil, kamu akan mendapatkan PIN.

PIN dikirim melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan. 


Melalui kantor BPJS KetenagaKerjaan

Hal ini sebaiknya dihindari saat pandemi Covid-19 karena datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dikota Anda domisili. 

Namun permasalahan masing-masing orang berbeda maka lakukanlah sebagai alternatif akhir, sehingga 
Kendala yang dihadapi bisa terselesaikan.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan juga harus membawa persyaratan untuk mengecek kepesertaan. 


Harapannya Anda mendapatkan hak sebagai BSU terrealisasi .


Artikel menarik dan seputar Trik Android Pulsa 

Comments