Whatsapp kembangkan Perangkat Anti Hoax India

Penyebaran berita palsu sangatlah mengerikan akhir-akhir ini.

Di India sendiri, dilansir dari berbagai sumber, terdapat tragedi yang menewaskan 31 warga karena dipukuli massa akibat tersebar luasnya berita hoax tentang penculikan anak-anak.

Pesan-pesan tidak jelas yang asal beritanya tidak diketahui itupun mulai meresahkan masyarakat dunia dan membuat WhatsApp mengambil tindakan. Apakah tindakan tersebut?

Mari kita lihat!



 1. Batasi forwarded message Beberapa hari lalu, melalui update terbarunya menjadi 2.18.81, WhatsApp mulai membatasi pesan-pesan yang diteruskan. Sekarang orang-orang hanya dapat meneruskan sebuah pesan hanya ke beberapa orang saja. Itu untuk mencegah penyebaran berita yang tidak jelas akan kebenarannya.

 2. Batasan pesan berbeda untuk tiap negara Pesan yang diteruskan memang dibatasi, tapi kebijakan untuk tiap negara berbeda. Khusus di India sendiri, forwarded message hanya dapat diteruskan hingga ke lima kontak saja. Lebih dari itu, maka WhatsApp akan memberikan peringatan. Untuk di negara lain, pesan akan dapat diteruskan hingga 20 kontak.

 3. Berlaku untuk berbagai bentuk pesan Pembatasan ini tidak hanya berlaku teks saja, melainkan juga dalam bentuk gambar, video maupun audio. Artinya, kamu tidak bisa sembarangan lagi untuk mengirim gambar-gambar lucu ke temanmu.

 4. Dikarenakan ditariknya WhatsApp di India Pemerintah India baru-baru ini menarik aplikasi pesan tersebut dikarenakan aplikasi itu menjadi sumber pemberitaan yang tidak jelas dan menyebabkan tewasnya 31 orang karena berita tidak benar.

Padahal, India sendiri adalah salah satu negara pengguna WhatsApp paling banyak di antara negara-negara lain. Seperti tak mau kehilangan pengguna, WhatsApp langsung bertindak cepat dengan update terbaru.

 5. Adanya label di tiap pesan Tidak hanya pembatasan pesan, di dalam update terbaru ini pesan-pesan yang diteruskan akan diberikan label. Hal itu bertujuan untuk memudahkan seseorang untuk mengidentifikasi dari mana datangnya berita tersebut.

Kamu bisa mengetahui apakah pesan tersebut ditulis ataukah hanya diteruskan saja.

 6. Sedang mengembangkan sistem deteksi link spam Menurut beberapa kabar, perang WhatsApp terhadap berita hoax tidak hanya berhenti sampai di sini saja. Mereka sedang mengembangkan sistem yang dapat mengetahui link-link yang mampu membawa pengguna ke situs-situs yang tidak jelas.

Semuanya dilakukan menjamin kenyamanan dan keamanan privasi para pengguna. WhatsApp sudah melakukan pembatasan untuk mencegah berita hoax.

Akan tetapi, hal itu hanyalah sebuah tindakan kecil untuk pemberitaan-pemberitaan seperti itu. Yuk jadi kritis biar nggak mudah menyebarkan berita hoax.
Bacalah

Post a comment

0 Comments